PERBEDAAN FUNGSIONAL HUB, SWITCH & ROUTER

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh…

jumpa lagi bersama saya di web yang sederhana ini, ok pada pertemuan kali ini akan sedikit berbagi pengetahuan mengenai apa sih fungsional HUB, SWITCH & ROUTER? mungkin beberapa ada yang sudah tahu dari pembaca? kalau yang belum tahu mari simak penjelasan singkat berikut ya…

  • HUB

HUB merupakan sebuah perangkat jaringan yang beroperasi di OSI Layer 1 Physical Layer. HUB ini berfungsi sebagai penyambung atau connector dan menguatkan sinyal di kabel UTP. penggunaan HUB dapat mengalamai yang namanya collision karena HUB tidak dapat mengenal MAC Address yang mengakibatkan tidak dapat memilah data yang akan ditransmisikan. berikut adalah beberapa fungsi dari si HUB:

  1. Tempat menambahkan atau mengurangi workstation.
  2. Seperti Repeater yaitu menambah jarak network.
  3. Bisa mendukung interface yang berbeda ( Ethernet, Token ring, dan FDDI).
  4. Mempunyai fitur Fault Tolerance ( isolasi kerusakan )
  5. Mempunyai pengelolaan yang tersentralisasi ( koleksi informasi, diagnostic).

Cara kerja dari HUB:

yaitu menyalin paket yang tiba di salah satu port ke port-port yang lain di HUB. HUB membagi bandwidth ke masing-masing port. ketika satu PC yang digunakan, maka akan mendapat akses banwidth yang maksimum tersedia. namun, jika beberapa PC digunakan pada jaringan tersebut, maka banwidth akan dibagi kepada semua PC yang ada. HUB bekerja pada lapisan Physical dan hanya meiliki satu buah domain collision.

  • SWITCH

SWITCH merupakan sebuah perangkat jaringan yang beroperasi di OSI Layer 2, Data Link Layer. perangkat tersebut sebagai penyambung concentrator dalam jairngan. berbeda dengan HUB, Switch tidak dapat mengalami collision karea switch dapat mengenal MAC Address hingga Switch dapat memilah data yang akan ditransmisikan. berikut adalah beberapa fungsi dari SWITCH itu sendiri:

  1. Sebagai penguat atau repeater.
  2. Untuk menghubungkan kabel-kabel UTP( katagori 5/5e ) antar komputer.
  3. Menghubungkan antar komputer dalam LAN.

Cara kerja dari ROUTER:

yaitu menerima dan menganalisa seluruh isi paket sebelum meneruskannya ke tujuan. switch memeriksa satu persatu paket untuk mengetahui adanya kerusakan pada paket tersebut dan mencegahnya agar tidak mengganggu jaringan. switch mengalokasikan bandwidth secara penuh untuk setiap portnya. komputer pengguna akan selalu memiliki bandwidth secara penuh seberapapun komputer yang ada. Switch bekerja di lapisan Data Link dan setiap port didalam switch memiliki domain collision sendiri-sendiri. switch melakukan transmisi secara 2 arah (full duplex).

  • ROUTER

ROUTER merupakan sebuah perangkat jaringan yang beroperasi di OSI Layer 3, Network Layer. Layer ini terkenal dengan pengalamatan jaringan menggunakan IP Address, sehingga Router berperan sebagai penghubung atau penerus paket data antara dua segmen jaringan atau lebih. berikut beberapa fungsi dari ROUTER:

  1. Untuk membagi jaringan menjadi dua buah jaringan.
  2. Untuk mengatur informasi antar networkagar tertib.

Cara kerja dari ROUTER:

yaitu menyaring proses data dan membagi jaringan menjadi beberapa subnet sehingga hanya proses yang ditujukan untuk IP address tertentu yang bisa berjalan dari satu segmen ke segmen lainnya. Setiap proses pengiriman data harus menggunakan IP address. Router bekerja pada lapisan physical, data link dan network layer sehingga tidak dapat digunakan sembarangan.

mungkin hanya itu yang bisa saya sampaikan, mohon maaf jika ada kekurangan. terimakasih…

Wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh…

REFERENSI:

  1. https://idcloudhost.com/pengertian-dan-fungsi-nic-repeater-hub-switch-router-dan-bridge/
  2. https://windaprofile.wordpress.com/2015/04/06/fungsi-dan-cara-kerja-hub-switch-bridge-dan-router/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *