BEBERAPA PROFESI DALAM BIDANG IT

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Semakin maju perkembangan zaman tentu sesuatu yang interconnected di dunia ini harus mau mengiringi perkembangan zaman, salah satunya pekerjaan, semakin berkembang pesat zaman tentu kita dituntut untuk bisa melakukan sesuatu yang sedang zaman butuhkan pada saat itu juga itupun kalo kita mau bertahan hidup, ya mau ga mau sih. Nah sekarang ini lagi ngetre-ngetrennya pekerjaan yang mulai popular yaitu data scientist. Kerjaanya ngapain? Terus ada lagi yang mirip dengan pekerjaan data scientist, yaitu business intelligence. Terus apa bedanya? Untuk mengetahui apa perbedaan dari keduanya, ayo simak penjelasan saya berikut ini ya…

Sebelumnya kita harus paham dulu, minimal tahu lah apa itu data scientist dan business intelligence? Oke, jadi data scientist itu orang yang bekerja mengumpulkan data dan menganalisis data, sedang business intelligence sebenarnya sama-sama mengumpulkan data dan menganalisa data. Terus apa ada perbedaannya? Oke lanjut ya…

  • Data Scientist

adalah salah satu profesi yang berada dalam bidang interdisipliner dengan fokus pada teknologi informasi. simpelnya, seorang data scientist mengumpulkan, mengolah, dan menganalisa data untuk menghasilkan informasi yang berguna dalam pengambilan keputusan suatu organisasi atau badan usaha. hasil analisa tersebut biasanya berjumlah sangat besar, baik terstruktur maupun tidak terstruktur.

(sumber: https://www.youthmanual.com/post/dunia-kerja/inspirasi/kenalan-dengan-profesi-data-scientist-yuk).

Terus apa saja yang dilakukan sebagai seorang data scientist? Berikut ini merupakan tugas dan pekerjaan Data Scientist:

  1. Melakukan analisis data.
  2. Penanggungjawab kualitas data.
  3. Penelitian terkait data.
  4. Menggunakan big data

Kemudian jika kamu ingin menjadi seorang data scientis berikut ada beberapa skill yang harus kamu miliki dan kuasai:

  1. Penggunaan software/pemrograman dasar.
  2. Pengetahuan statistika dasar.
  3. Machine learning.
  4. Kalkulus dan aljabar linear.
  5. Data munging.
  6. Visualisasi dan mengkomunikasikan data.
  7. Software engineering.
  8. Berpikir seperti seorang data scientist.

(sumber: http://jobhun.id/mengenal-profesi-data-scientist/).

  • Business Intelligence

adalah suatu pekerjaan yang memerlukan sekumpulan teknik dan alat untuk mentransformasi dari data mentah menjadi informasi yang berguna dan bermakna untuk tujuan analisis bisnis. Teknologi BI dapat menangani data yang tak terstruktur dalam jumlah yang sangat besar untuk membantu mengidentifikasi, mengembangkan, dan selain itu membuat kesempatan strategi bisnis yang baru. Tujuan dari BI yaitu untuk memudahkan interpretasi dari jumlah data yang besar tersebut. Mengidentifikasi kesempatan yang baru dan mengimplementasikan suatu strategi yang efektif berdasarkan wawasan dapat menyediakan bisnis suatu keuntungan pasar yang kompetitif dan stabilitas jangka panjang.

(sumber: www.kampusbi.com/apa-itu-business-intelligence).

Terus apa saja yang dilakukan sebagai seorang business intelligence? Berikut ini merupakan tugas dan pekerjaan Business Intelligence:

  1. Analisa dalam perilaku konsumen, pola pembelian dan trend penjualan.
  2. Mengukur, melacak dan memprediksi penjualan dan kinerja keuangan.
  3. Penganggaran, perencanaan keuangan dan peramalan.
  4. Mengetahui kinerja kegiatan pemasaran.
  5. Optimalisasi proses dan kinerja operasional.
  6. Meningkatkan efektifitaspengiriman dan pasokan.
  7. Analisa CRM (Customer Relationship Management).
  8. Analisa Resiko.
  9. Analisa nilai strategis.
  10. Analisa social media.

(sumber: www.kampusbi.com/apa-itu-business-intelligence).

Kemudian jika kamu ingin menjadi seorang Business Intelligence berikut ada beberapa skill yang harus kamu miliki dan kuasai:

  1. Handal Data mining.
  2. Handal Data warehousing.
  3. Belajar jargon produsen perangkat lunak.
  4. Mengerti pengoperasian Aljabar Linier, Statistik, dan Metode Numerik.

(sumber: https://www.codepolitan.com/business-intelligence-dan-personnel-intelligence-58c7c2388e338).

Nah setelah kalian membaca penjelasan diatas, kalian seharusnya paham sendiri apa perbedaan dari Data Scientist dengan Business Intelligence.

Sekarang apakah dari kedua pekerjaan yang saya jelaskan diatas termasuk dalam kategori sebuah Profesi?

Menurut pendapat saya ya. Alasannya karena dari kedua jenis pekerjaan tersebut dibutuhkan sebuah pemahaman tertentu dan khusus yang dihasilkan di pendidikan atau bangku perkuliahan. Karena untuk bisa menjadi seorang Data Scientist dan Business Intelligence tidak bisa secara pemahaman otodidak, lebih tepatnya kita juga harus mengerti cara pengoperasian Aljabar Linier, Statistik, dan Metode Numerik yang didapatkan melalui pendidikan khusus.

Adapaun Ciri-ciri pekerjaan “yang” profesi :

Adanya pengetahuan khusus, yang biasanya keahlian dan keterampilan ini dimiliki berkat pendidikan, pelatihan dan pengalaman yang bertahun-tahun, memiliki status yang tinggi di masyarakat dan biasanya akan menerima gaji yang besar.

Mungkin hanya itu yang bisa saya sampaikan, mohon maaf jika ada kesalahan.

Wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *